Postingan

Bukan Sekedar Rajin Baca Dan Tau Fadilahnya, Tapi Juga Penting Memahami Shighat Bacaan Shalawat Untuk Nabi Muhammad

Gambar
Pernah suatu saat ada seorang pendeta mengatakan alasan dirinya memeluk agama Kristen. Ia sebelumnya beragama Islam, dan dalam ceramahnya dihadapan jemaat umat Kristiani, pendeta tersebut menerangkan keunggulan Yesus (Isa dalam agama Islam) atas Nabi Muhammad berdasarkan kalimat shalawat. Dalam uraiannya, pendeta ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad ini seorang yang tidak berdaya. Hal ini bisa dilihat dari arti lafadz sholawat, seperti : اللهم صل على محمد "Yaa Allah, berikan rahmat pada nabi Muhammad". Berbeda dengan sighat sholawat pada nabi Isa, yakni dengan ungkapan, عليه السلام "Padanya (Isa) keselamatan". Begitulah pendeta yang notabene asal agamanya islam, lantaran tidak bisa memahami makna tersirat dari bentuk kalimat sholawat, hingga membawa dirinya pada kemusyrikan dengan berpindah keyakinan. Dalam catatan kitab Ithafus Sadatil Muttaqin, syarah dari kitab Ihya' Ulumiddin, Syaikh Zabidi menerangkan. Bentuk dari sighat sholawat kepada baginda N...

Padahal Sudah Punya Puluhan Karya, Imam Nawawi Masih Sempatkan Nyusun 40 Hadits Dalam Satu Kitab, Mengapa ?

Gambar
Dalam daftar ulama fiqih, nama imam Yahya bin Syarofuddin al-Nawawi merupakan salah satu yang menjadi barometer dalam persoalan hukum. Kendati memiliki kapasitas sebagai mujtahid, sosok ulama yang familiar disebut imam Nawawi ini, ia masih mengikuti pendapat dari imam Syafii, bersanding dengan imam al-Romli. Kealiman dan kepiawaiannya dalam merumuskan pendapat Syafii, terlihat dari puluhan karya tulisnya dalam bidang fikih. Diantaranya yang populer ialah kitab Majmu' syarah Muhadzdzab, dengan jumlah 27 jilid. Saking luar biasa kemampuannya, gurunya dalam ilmu nahwu, yang tak lain imam Ibnu Malik, mengungkap dalam salah satu bait nadhom alfiyahnya dengan kalimat :  وهل فتى فيكم فما خل لنا # ورجل من الكرام عندنا Maksud dari " wa rojulun minal kiromi 'indanaa / dan adapun seorang lelaki dari golongan mulia itu ada disekitar kami " adalah imam Nawawi. Maksud dari tulisan ini bukan menjelaskan sisi pandangan fikih imam Nawawi, melainkan mencatat alasan beliau m...

Halal Bihalal Keluarga Besar NU Pakem: Titik Awal Bangunkan Semangat Yang Lama Tertidur

Gambar
Kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pakem beberapa minggu yang lalu,  bukan hanya menjadi momen silaturahmi pasca-Ramadhan, tetapi juga menjadi tonggak awal eksistensi dan kebangkitan NU di wilayah ini.  Diselenggarakan halal bihalal NU, dimana turut hadir saat itu dari kepengurusan MWC, Anshor, Muslimat, Fatayat, serta banomnya. Ini menandakan adanya ghiroh untuk kembali menghidupkan jamiyah berlogo bola dunia yang sempat lama fakum. Dengan penuh kekhidmatan, kesederhanaan dan kebersamaan, acara ini bertempat di Yayasan Raudlotul Ulum, Kupang, Pakem. Turut hadir pula dalam gelaran halal bihalal, sebagian masyarakat umum yang memiliki semangat kebersamaan dan cinta terhadap tradisi Ahlussunnah wal Jamaah. Halal Bihalal ini menjadi simbol dimulainya gerak nyata NU di Kecamatan Pakem. Melalui acara ini, NU Pakem menunjukkan bahwa eksistensinya bukan hanya nama, tetapi juga gerakan yang nyata di tengah masyara...

Dakwah "Jedag-jedug" Gus Iqdam: Plus-Minusnya

Gambar
*Oleh : Kyai Mamang M Haeruddin Muhammad Iqdam Kholid, ia biasa disapa dengan sebutan Gus Iqdam, sebuah panggilan khas putra para Kiai di Jawa Timur. Relatif masih muda, laki-laki kelahiran Biltar, 27 September 1994 ini punya kemampuan dakwah yang diminati masyarakat sampai kemudian viral. Belakangan Gus Iqdam mendapat "serangan" karena diduga menyelenggarakan dakwah apa yang saya sebut dakwah "jedag-jedug."  Dalam serangannya itu, tidak jarang beberapa ulama, terutama yang berada di Jawa Timur, langsung menyatakan keharaman terkait dengan model dakwah mutakhir ala Gus Iqdam. Terus terang, saya juga tidak kepikiran, kok bisa Gus Iqdam punya inisiatif yang di luar nalar? Sampai akhirnya memicu beragam komentar, dari yang pro maupun kontra.  Dalam sebuah video pendek yang tersiar di media sosial, dakwah Gus Iqdam bermula dari tongkrongan anak-anak muda di warung kopi. Dijelaskan dalam video tersebut, awalnya juga pengajiannya hanya diminati hanya beberapa ...

Ingin Memahami Eksistensi Jin di Alam Dunia ? Buku Ini Jawabannya

Gambar
Buku dengan Judul " Menguak Tabir Kehidupan Bangsa Jin Sebagai Penghuni Bumi Dari Sebelum Nabi Adam Hingga Saat Ini ", merupakan salah satu dari sekian karya tulis yang mengupas tentang sosok jin dalam alam raya ini. Melalui referensi beberapa kitab salaf, utamanya kitab berjudul " Jamiul Ahkamil Jaan ", tulisan Muhammad Nashr bin Jabal . Pun karya Imam Jalaluddin al-Suyuthi dengan judul " Luqthul Marjan fii Alamil Jan ", dan beragam karya tulis lainnya seperti milik Prof. Dr. Quraish Shihab. Buku ini sangat rekomended untuk dimiliki siapapun yang ingin melihat lebih jauh eksistensi bangsa jin. Buku dengan 4 bagian ini, mengulas asal muasal jin, persinggungan jin dengan manusia, perbedaan pendapat ulama perihal kehidupan jin, dan beragam tipu muslihat setan serta mengupas penangkalnya.  Penting bagi kita untuk memahami alam jin. Pasalnya, dengan mengetahuinya, setidaknya kita iman dengan perkara gaib, selain perihal alam gaib lainnya seperti su...